Review Life is Strange: Mari Bermain Main Dengan Waktu

0 99

Baru baru ini gua baru nyelesain game yang berjudul Life is Strange, walaupun game ini udah selesai gua maenin tapi gua rasa masih banyak yang perlu di”jelajahi” pada game ini, karena memang alur cerita pada game ini berbeda dari game lain, kenapa ? silahkan baca artikel ini sampai selesai.

Life is Strange dikerjakan oleh Dontnod Entertainment dan diterbitkan oleh Square Enix, salah satu publisher game raksasa yang gua suka. Awal rilis pada tanggal 29 Januari 2015 lalu.

Game ini menceritakan kisah dengan latar belakang kehidupan SMA di Amerika Serikat, yang dimana pemeran utama pada game ini bernama Max Caulfield, seorang remaja berumur 18 tahun yang tinggal di asrama sekolah sebagai siswi Blackwell Academy.

Pada awal permainan kita akan disediakan dengan adegan dimana Max Caulfield terbangun suatu tempat dimana cuacanya bisa dikatakan sedang buruk buruknya, hujan badai, tornado air, ditambah dengan sambaran petir menyelimuti wilayah tersebut. Kemudian tiba-tiba berpindah ke kejadian dimana Max Caulfield sedang berada dalam sebuah kelas yang sedang dalam situasi belajar. Dari sini hingga beberapa adegan berikutnya kita akan disajikan dengan lingkungan yang begitu sempurna menggambarkan kehidupan SMA di Amerika Serikat.

Penggambaran setiap karakter pada game cukup sangat memukau, suasana dan tempat dibungkus begitu rapih dan epic. Dialog dialog yang diucapkan pun selayaknya anak remaja remaja sekolahan, namun terkadang gua rasa gerakan mulut dan ucapannya tidak pas/tidak sesuai.

Dari segi grafik gua rasa kurang begitu menawan, untungnya Dontnod Entertainment dapat menutupi masalah tersebut dengan visual artnya yang begitu ciamik dan pencahayan yang begitu pas, Belum lagi kualitas art direction dan writing yang tinggi ditunjukkan oleh desain-desain poster, brosur, ataupun konten informasi digital yang tersebar pada game.

Gameplay Life is Strange menurut gua sangat luar biasa mengagumkan, Kenapa ? Seperti yang disebutkan pada tagline judul artikel ini “Mari Bermain Main Dengan Waktu”, kita sebagai Max Caulfield memiliki kemampuan untuk memutar balikkan waktu. Hebatnya elemen ini juga membuat gameplay dari Life is Strange jadi begitu menarik. Fitur ini membuat bagian puzzle dari Life is Strange jadi jauh lebih berkualitas.

Kita diberikan “taman bermain” yang cukup luas di sini, dengan ekstra ruang gerak dan kebebasan untuk berinteraksi dengan varian objek yang lebih banyak. Dengan mekanisme seperti ini, pengetahuan dan pengalaman bermain kita akan lebih ditentukan oleh seberapa teliti dan rajin kita menggali informasi. kita bisa saja bergerak dari satu titik cerita krusial, langsung ke titik cerita lain dengan mengabaikan para NPC yang perannya tidak signifikan atau objek-objek kunci yang tidak berhubungan langsung dengan jalannya cerita. Namun di saat yang sama, kita baru saja melewatkan kesempatan untuk menggali sesuatu yang potensial untuk menjadi hal yang penting kedepannya.

Dan yang paling menarik hati adalah kita dapat memilih tindakan yang akan kita ambil dari setiap dialog yang diberikan, dan masing masing pilihan mempunyai konsekuensinya sendiri untuk episode itu sendiri atau episode selanjutnya, jadi belum tentu gameplay yang gua maenin sama dengan yang kalian mainin, begitu juga dengan ending yang gua pilih belum tentu sama dengan ending yang kalian pilih. Namun kadang ada beberapa scene yang “dipaksa” harus ngikutin alurnnya yang mungkin gunanya agar tidak terlalu keluar topik.

Tadi diatas gua nyebut puzzle ya ? nah iya digame ini juga disediakan teka teki yang lumayan bisa mengasah otak kita sebagai pemain, kita dapat menyelesaikan teka teki tersebut dibantu dengan kekuatan rewind (mengembalikan waktu) atau dari hasil informasi yang kita dapat dari episode sebelumnya.

Life is Strange tidak hanya sebatas memiliki gameplay yang begitu ciamik, namun game ini memiliki nilai lebih pada bagian soundtracknya yang dimana musisi indie yang berkualitas mengiringi momen-momen saat kita bermain game. Nama-nama seperti Mogwai, Amanda Palmer, Local Natives, Syd Matters, Angus and Julia Stone, dan lain-lain, akan kita temukan di sini. Pilihan musik yang sangat tepat semakin menyempurnakan kesan remaja yang dimiliki Life is Strange.

Secara keseluruhan Life is Strange sukses menyajikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Dengan nuansa remaja SMA yang sangat kental serta unsur mistis yang diimplementasikan dengan sangat baik ke dalam game.

Kalian dapat memainkan game ini memlalui berbagai macam platform seperti PlayStation 4, Xbox One, PlayStation 3, Xbox 360, Microsoft Windows, Mac OS dengan harga yang cukup membuat dompet kering untuk memiliki semua episode yang disediakan.

Gua rasa cukup sampe disini artikel pembahasan mengenai game Life is Strange ini, untuk kalian yang suka game dengan kualitas cerita bagus serta puzzle yang tidak terlalu menyusahkan otak tapi tetap memaksa untuk berpikir, gua saranin beli sekarang juga!

Leave A Reply

Your email address will not be published.